Mahasiswa Pendidikan Seni Tari Gelar Kampanye "Semangat Tari untuk Kelestarian Alam" Lewat Media Poster

Keterangan Sumber Foto: 
dokumentasi pribadi

Yogyakarta, 8 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Nurlailauzma Al Fisahrin (NIM 23020930005), merancang rangkaian kegiatan edukatif bertajuk "Analisis Media & Kampanye Poster Tari Nusantara" yang mengangkat pesan pelestarian alam melalui seni tari daerah. Kegiatan ini mengusung tema besar Protect Nature, Nurture Life dan dikaitkan langsung dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 14 (Ekosistem Lautan), dan SDG 15 (Ekosistem Darat).

Kegiatan ini terdiri atas tiga tahapan utama yang dirancang secara berjenjang, mulai dari tahap wawasan, ekspresi kreatif, hingga evaluasi. Pada tahap pertama, yakni wawasan dan apresiasi tari, siswa diajak mengidentifikasi hubungan antara tarian daerah dengan lingkungan alam tempat tarian tersebut lahir. Dalam pelaksanaannya, siswa menganalisis tarian-tarian bernuansa alam, seperti Tari Cendrawasih dari Bali dan Tari Burung Enggang dari Kalimantan. Diskusi difokuskan pada latar belakang tarian, fungsi gerakan yang meniru flora dan fauna, hingga pesan pelestarian habitat asli hewan yang menjadi inspirasi tarian tersebut. Memasuki tahap kedua, berekspresi dan berkreasi, siswa diajak menyusun materi edukasi dalam bentuk infografis bertema "Seni Tari & Pelestarian Alam".

Tanpa melibatkan praktik menari secara langsung, siswa dituntut mengekspresikan pemahamannya melalui poster visual sederhana yang dibuat di atas kertas gambar. Poster tersebut memuat elemen tarian lokal, makna gerak yang telah dipelajari, serta imbauan singkat untuk menjaga kebudayaan sekaligus kelestarian alam. Tahap terakhir, evaluasi dan refleksi tari, dilakukan dengan cara siswa saling mempresentasikan poster hasil karyanya di hadapan kelompok kecil. Siswa lain kemudian memberikan penilaian terhadap sejauh mana pemahaman rekan sekelasnya mengenai makna tarian daerah yang diangkat, sekaligus menilai kejelasan pesan lingkungan yang ingin disampaikan melalui karya tersebut. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami nilai estetika dan filosofi tari Nusantara, tetapi juga tumbuh kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem darat dan laut sebagai sumber inspirasi budaya bangsa. Kampanye ini sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan seni dapat diintegrasikan dengan isu keberlanjutan global. 

oleh Nurlailauzma Al Fisahrin