Praktik Tari Kelas VII SMP N 15 Yogyakarta untuk Pendidikan Berkualitas
Primary tabs

YOGYAKARTA -- Lova Nursiti Pujiyanti, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta, Program Studi Pendidikan Seni Tari, sedang melaksanakan praktik tari bersama siswa kelas VII SMP N 15 Yogyakarta pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang tari dan pembelajarannya dilakukan secara praktik langsung bersama siswa. Kegiatan tersebut berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang salah satunya berkaitan dengan pemberian kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses pembelajaran. Dalam proses pelaksanaan Praktik Kependidikan, Lova mendapat bimbingan dari DPL Happri Novriza Setya Dhewantoro, M.Pd., dan guru pamong Deasy Lis Ardiningtyas, S.Pd.
Kegiatan praktik dimulai dengan penjelasan tentang materi tari yang akan dipelajari. Materi yang dipilih adalah salah satu tari yang berasal dari Aceh, yaitu Tari Saman. Setelah menentukan tarian yang akan dipraktikkan bersama, Lova memberikan contoh gerakan tari yang dimulai dari gerakan awal dulu, setelah siswa sudah dirasa cukup mengerti dan hafal, dilanjutkan dengan gerakan berikutnya. Latihan ini dilakukan secara bertahap dan perlahan karena tarian ini mempunyai tempo iringan yang cukup cepat. Selanjutnya siswa mencoba gerakan yang sudah dijelaskan dan mengulanginya beberapa kali agar lebih memahami tariannya serta dapat mengikuti irama dengan baik. Selama proses latihan, siswa diberi kesempatan untuk bertanya ketika belum memahami bagian gerakan yang belum paham, hal ini agar bisa membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan. Latihan dilakukan bersama-sama sehingga siswa juga belajar untuk memperhatikan gerakan teman dan menjaga kekompakan.
Praktik secara langsung membuat siswa lebih banyak terlibat selama pembelajaran. Selain mempelajari gerakan tari, kegiatan ini juga melatih konsentrasi, kekompakan, kedisiplinan, dan kerja sama. Siswa mendapat ruang untuk mencoba gerakan dan menunjukkan kemampuan mereka selama proses latihan. Pembelajaran seni seperti ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, karena pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan melalui kegiatan yang dilakukan secara langsung.
Melalui praktik tari tersebut, diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman baru dalam pembelajaran seni sekaligus lebih aktif mengikuti proses belajar. Kegiatan praktik seperti ini juga dapat menjadi salah satu cara untuk membuat pembelajaran seni lebih menarik dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.
oleh Lova Nursiti Pujiyanti