SDGs Pendidikan Bermutu dan Kesetaraan Gender di SMA Negeri 3 Yogyakarta di Implementasikan Melalui Pembelajaran Tari Kreasi Dug Dug Der Semarang

Keterangan Sumber Foto: 
dokumentasi pribadi

Yogyakarta, September 2026-Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Seni Budaya (Seni Tari) dengan materi Tari Dug Dug Der Semarangan kepada murid kelas XI SMA Negeri 3 Yogyakarta. Kegiatan praktik mengajar di SMA Negeri 3 Yogyakarta sebagai salah satu program mengajar seni budaya. Pembelajaran tersebut berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs ke-4 tentang Pendidikan Bermutu dan SDGs ke-5 tentang Kesetaraan Gender. Melalui kegiatan ini, murid memperoleh kesempatan yang setara untuk mengembangkan potensi seni tanpa membedakan jenis kelamin.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta apresiasi murid terhadap tari kreasi. Proses pembelajaran dilaksanakan secara teori dan praktik. Kelas teori dilaksanakan melalui penyampaian materi sejarah, makna simbolik, rias dan busana Tari Dug Dug Der Semarangan. Sedangkan pembelajaran secara praktik melalui peyampaian materi gerak tari secara bertahap dilanjut murid mendemonstrasikan gerak tari. Murid mempelajari Tari Dug Dug Der Semarangan mulai dari gerak pembuka, gerak inti, dan gerak penutup. Mahasiswa praktikan menyampaikan materi baik gerak putri dan putra kepada murid.

Melalui kegiatan pembelajaran, murid memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dan mempraktikan Tari Dug Dug Der Semarangan. Pembelajaran tidak hanya meningkatkan kemampuan wiraga, wirama, dan wirasa, tetapi juga menumbuhkan sikap disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan percaya diri. Pemberian kesempatan belajar yang setara  bagi murid putra maupun putri yang menjadi kontribusi melalui SDGs ke-5 melalui pembelajaran yang inklusif. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 4 melalui pendidikan seni yang bermakna dan pengembangan kompetensi murid.

Melalui kegiatan pembelajaran ini, diharapkan murid dapat terus mengembangkan keterampilan menari, meningkatkan apresiasi terhadap seni budaya, serta menerapkan sikap saling menghargai dan menjunjung kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Tari Dug Dug Der Semarangan diharapkan dapat menjadi pengalaman berkelanjutan dalam mendukung pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender di lingkungan sekolah.

oleh Tony Indra Kurniawan