MENINGKATKAN PEMBELAJARAN INKLUSIF MELALUI KOLABORASI SETARA SISWA PUTRA DAN PUTRI DALAM PRAKTIK TARI.
Primary tabs

Implementasi SDGs PK UNY Tingkatkan Motorik Tari di SMPN 16 Yogyakarta
YOGYAKARTA - Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan program pembelajaran seni tari yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan di SMPN 16 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas IX guna meningkatkan kualitas pengalaman belajar di ruang kelas. Kegiatan ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran seni yang inklusif, serta SDGs Nomor 5 (Kesetaraan Gender) melalui pelibatan peran aktif peserta didik secara setara tanpa membedakan jenis kelamin.
Proses pelaksanaan kegiatan ini dikemas secara runtut dan terstruktur, dimulai dari penyampaian materi teoretis hingga implementasi praktis di lapangan. Pada sesi awal, mahasiswa PK UNY memberikan pemahaman teoretis mengenai konsep dasar seni tari beserta unsur-unsur pendukung tari kreasi, seperti wiraga, wirama, dan wirasa. Setelah pemahaman teoretis dinilai matang, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung membawakan Tari Sirih Kuning. Uniknya, praktik ini dilakukan secara berpasangan antara siswa laki-laki dan perempuan, di mana kedua belah pihak dilatih untuk saling bekerja sama, menyesuaikan ruang gerak secara baik, dan membangun komunikasi yang baik antara peserta didik.
Penerapan metode pembelajaran berbasis teori dan praktik berpasangan ini memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik di SMPN 16 Yogyakarta. Selain mengasah keterampilan motorik dan menumbuhkan apresiasi terhadap seni budaya nusantara, kegiatan ini berhasil memperkuat rasa percaya diri dan menanamkan kepekaan sosial di lingkungan sekolah. Kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs terwujud melalui terciptanya sistem belajar yang merata, kolaboratif, bermutu tinggi, dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dalam pendidikan.
Melalui program Praktik Kependidikan ini, mahasiswa PK UNY berharap peserta didik dapat terus merawat warisan budaya bangsa sekaligus menerapkan nilai-nilai kerja sama yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Ke depannya, inovasi pembelajaran seni yang memadukan teori dan praktik secara inklusif ini diharapkan dapat terus berlanjut di SMPN 16 Yogyakarta demi memperkuat mutu pendidikan karakter dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah.
Oleh: Kharisma Dewi Cahyati